Gus Karim Kunjungi Al-Mizan

Majalengka, almizanjatiwangi.or.id

Pada Rabu (04/09) Pondok Pesantren Al-Mizan kedatangan sosok Kiai kharismatik, yakni KH. Abdul Karim, atau akrab disapa Gus Karim, guru ngaji Jokowi sekaligus pengasuh pondok pesantren Al-Qur’aniy, Solo.

Tampak kehadiran Gus Karim disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan, KH. Mas Zaenal Muhyiddin dan Hj. Upik Rofikoh serta Ketua Yayasan Al-Mizan, H. Asep Zaenal Aripin.

Usai menikmati hidangan khas Al-Mizan Sop Dengkil Langensari, Gus Karim lalu melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah bersama para siswa dan Santri Al-Mizan di Mesjid Al-Mizan.

Dalam tausiah usai shalat, Gus Karim berpesan agar para siswa dan santri Al-Mizan mampu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

“Kalau kita bisa menggunakan waktu dengan baik, Insya Allah kita akan menjadi orang sukses”, ungkapnya.

Gus Karim mencontohkan sosok Jokowi, yang merupakan muridnya sebagai sosok yang berhasil menggunakan waktu dengan baik sehingga sukses menjadi Walikota dan Presiden.

Sosok Yang Mencuri Perhatian

Gus Karim adalah sosok yang sempat mencuri perhatian publik. Saat Presiden Jokowi melaksanaan Umroh usai debat Pilpres 2019, Gus Karim adalah salah seorang yang ikut mendampingi orang nomor satu di Indonesia itu saat di tanah suci.

Gus Karim
Foto: Muadz Mutakhir

Gus Karim adalah Guru ngaji sekaligus sahabat Jokowi. Gus Karim dan Jokowi sudah saling mengenal jauh sebelum Jokowi mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo.

Selain sebagai guru ngaji, Gus Karim juga kerap dimintai pendapat oleh Jokowi. Salah satunya pada saat Jokowi mencalonkan diri sebagai Presiden pada Pilpres 2014. Saat itu ia menghubungi Gus Karim untuk menanyakan doa apa yang harus dibaca ketika akan mengambil nomor urut Presiden.

Pada Tahun 2005 Gus Karim diminta menjadi tim sukses Jokowi saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo.

Walaupun sudah menjabat sebagai presiden, Jokowi tetap menjalin silaturahmi dengan Gus Karim. Jika pulang ke kampung halamannya di Solo, Jokowi masih kerap mengunjungi Gus Karim di kediamannya. Hal ini dikarenakan Jokowi sudah menganggap Gus Karim seperti keluarganya sendiri. [ ]

Al-Mizan Jatiwangi

Al-Mizan hadir untuk mencerahkan para santri dalam memahami Islam sebagai energi bagi perubahan, perdamaian & kemanusiaan demi terwujudnya sebuah tatanan masyarakat yang kritis dalam berfikir, terbuka dalam bersikap, berdaya saing tinggi & berkeadilan dalam tatanan kehidupan.