IKSA: Ikhtiar Membentuk Santri Unggulan

Pengasuh Ponpes Al-Mizan KH. Maman Imanulhaq, yang akrab disapa Kang Maman, terus memotivasi santri untuk menjadi generasi unggul yang soleh dan cerdas.

 

Salah satu ikhtiarnya adalah menginisiasi terbentuknya KALAMI (Keluarga Alumni Al-Mizan), Garda Mizani dan IKSA (Ikatan Santri Al-Mizan).

Tiga institusi ini dikoordinasi oleh Direktur Pesantren A Mar’i Muhammad Hadik.

Kalami adalah wadah para alumni Al-Mizan yang terus berkiprah di masyarakat dengan prinsip Kealmizanan yang Khas. Saat ini Kalami dipimpin Pak Dodi Jaya.

Garda Mizani adalah tempat berkumpulnya para Santri senior yang terus mengabdi di Al-Mizan. Mereka merintis usaha ekonomi pesantren berdasarkan prinsip kewirausahaan santri. Dipimpin A Sahar, Garda mengadakan diskusi rutin tiap malam Jumat di Gazebo rumah Kang Maman.

 

IKSA, adalah lembaga baru para santri yang masih menuntut ilmu di Al-Mizan berbasis asal daerah santri tersebut.

Sampai hari ini baru ada 5 IKSA yang terbentuk, yaitu: IKSA-MA (Ikatan Santri Majalengka), IKSA-CAM (Ikatan Santri Cirebon), IKSA-BA (Ikatan Santri Bandung), IKSA-IN(Ikatan Santri Indramayu), IKSA-DA(Ikatan Santri Sumedang), dan IKSA-JA (Ikatan Santri Jabodetabek,karawang, Subang, lampung dan Pemalang).

Semoga ini jadi ikhtiar yang berkah

Al-Mizan Jatiwangi

Al-Mizan hadir untuk mencerahkan para santri dalam memahami Islam sebagai energi bagi perubahan, perdamaian & kemanusiaan demi terwujudnya sebuah tatanan masyarakat yang kritis dalam berfikir, terbuka dalam bersikap, berdaya saing tinggi & berkeadilan dalam tatanan kehidupan.