Menjemput Rindu

Menjemput Rindu

Aku pamit
Sebentar: menjemput rindu
Menyibak arang kenangan
di hamparan keheningan

Ditemani secangkir kopi yang baru ku seduh
Tercium segala aroma tentangmu
Hangat tengah ku genggam dalam pilu
Pahit tengah ku kecap dalam lara
Menyeruak hingga palung terdalam sukmaku

Teruntuk Al-Mizanku,
Sejujurnya aku lupa cara merindukanmu
Namun ku rasa ada rindu yang mengais hingga relung hatiku
Melebur dalam persetubuhan kaku

Izinkan aku mengitari rasa rinduku
Yang terlupa kau bentangkan dalam sajakmu
Dari jengkal larik demi larik baru
Yang mengekal putih
di hamparan kertasmu

Sekali lagi,
Aku pamit
Sebentar: menjemput rindu

Menjemput rindu, 11 Juli 2018
Muadz Mutakhir & Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Al-Mizan Jatiwangi

Al-Mizan hadir untuk mencerahkan para santri dalam memahami Islam sebagai energi bagi perubahan, perdamaian & kemanusiaan demi terwujudnya sebuah tatanan masyarakat yang kritis dalam berfikir, terbuka dalam bersikap, berdaya saing tinggi & berkeadilan dalam tatanan kehidupan.