Logo MTs AL-Mizan

MTs Al-Mizan

Mencetak Siswa Berilmu dan Bertaqwa

Pagi itu, jam masih menunjukkan pukul 07.00 WIB. Di sekitar mesjid Al Mizan, terlihat anak-anak berseragam di beberapa tempat. Tidak berselang lama, suara bel terdengar berbunyi. Hampir bersamaan, anak-anak itupun berlarian menuju masjid. Sebagian bergegas mengambil air wudlu, sementara sebagian anak-anak lain terlihat sudah berada di dalam mesjid.

Sejenak kemudian suasana terdengar hening. Anak-anak itupun tampak khusu’ menjalankan sholat Dhuha. 

Itulah salah satu aktivitas anak-anak MTs Al-Mizan setiap pagi hari. Sholat Dhuha adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa MTs sebelum mereka mengikuti pembelajaran dikelas. 

Keseimbangan antara aspek “keilmuan” dan “ketaqwaan” dijadikan sebagai dasar filosofi dari kurikulum yang dikembangkan di MTs Al-Mizan. 

Berawal dari 17 Siswa

MTs Al-Mizan adalah salah satu lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Yayasan Al Mizan. Tujuan awal MTs Al-Mizan didirikan untuk menampung anak-anak kurang mampu disekitar pesantren Al Mizan. Banyak diantara anak-anak itu terpaksa putus sekolah, karena terbentur masalah biaya. Pada waktu itu, biaya melanjutkan sekolah relative mahal, termasuk di sekolah negari. Kemudian MTs Al-Mizan digagas dengan harapan bisa menjadi salah satu alternative pilihan sekolah bagi anak-anak dari golongan kurang mampu.

MTs. Al Mizan mulai berjalan sejak tahun 2002. Untuk pertama kali, kegiatan belajar diselenggarakan hanya diikuti oleh 17 orang siswa. Waktu itu, jumlah guru pun masih terbatas. Biaya operasional sekolah masih bertumpu kepada yayasan baik secara kelembagaan maupun personal. Saat itu, belum ada pemasukan keuangan dari sekolah. SPP dari siswapun belum bisa diandalkan, karena para siswa rata-rata berasal dari keluarga miskin. Sedangkan, kebijakan BOS (Biaya Operasional Sekolah) dari pemerintah ketika itu belum direalisasikan. 

Kondisi serba terbatas itu, tidak menyurutkan langkah para guru perintis MTs Al-Mizan, seperti Mohamad Darda, S.Ag, Suwarno, S.Pd.I, Ade Iwan Ridwan, S.Pd.I, Gaos, S.Ag, Mas Zaenal Muhyidin, KH. Maman Imanulhaq, Hj, Upik Rofikoh, Hj. Dedeh Masitoh, dan guru lainnya untuk terus bekerja keras mengembangkan MTs Al-Mizan. 

Berbagai kendala pun menghadang. Upaya merintis sekolah MTs tak semudah membalikkan telapak tangan. Pada masa awal pendirian menghadapi banyak kendala, baik teknis maupun non teknis. Kendala itu, tidak terbatas pada soal biaya. Sebab pada kenyataannya, motivasi anak untuk bersekolahpun jadi kendala. Di sisi lain, rendahnya tingkat kesadaran dan kepedulian orang tua dalam menyekolahkan anaknya, jadi kendala lain.  

Setelah setahun berjalan, akhirnya pada tahun 2003 untuk pertama kalinya MTs Al-Mizan melakukan rekruitmen siswa baru. Di luar prediksi, 70 siswa baru mendaftar. Jumlah itu, bagi sebuah sekolah baru merupakan perkembangan baik. Apalagi, MTs Al-Mizan harus bersaing ketat dengan sekolah-sekolah lain baik Negeri maupun swasta.

Keberhasilan rekruitmen siswa MTs Al-Mizan tidak terlepas dari upaya dan kerja keras para guru. Pola rekruitmen siswa diterapkan dengan strategi “jemput bola”. Promosi dilakukan para guru langsung ke SD-SD.  Dengan berbagai cara anak-anak coba diraih agar mereka tertarik ke Al Mizan, termasuk guru mendatangi langsung ke rumah calon siswa.

Mengutamakan Kualitas

Perkembangan jumlah siswa MTs Al-Mizan dari tahun ke tahun relatif stabil. Kecenderungannya, bahkan jumlah siswa terus meningkat. Untuk TA 2008/2009, total siswa MTs Al-Mizan sebanyak 222 orang. Selanjutnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun ajaran 2019/2020 total jumalh siswa MTS. Al-Mizan berjumlah 650 siswa. 

Perkembangan siswa MTs Al-Mizan yang terus meningkat jumlahnya dalam setiap tahun menunjukkan bahwa animo dan tingkat kepercayaan orang tua terhadap terus meningkat. 

Walaupun banyaknya jumlah siswa, sebenarnya bukan target utama. Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Sekolah MTs Al-Mizan H. Suwarno, S.Pd.I. Bagi Al-Mizan target kualitas lebih diprioritaskan daripada kuantitas. 

“kita ingin proses pembelajaran yang betul-betul efektif, dengan jumlah siswa ideal dalam kelas kecil,maka efektifitas pembelajaran dapat dioptimalkan” ungkapnya. 

Namun walaupun demikian, pihaknya tidak akan membatasi siapapun yang ingin bersekolah di MTs Al-Mizan. 

“kita selalu terbuka, apalagi bagi anak-anak kurang mampu. kita juga apresiatif terhadap siswa-siswa berprestasi dengan memberikan mereka bantuan beasiswa” ungkap guru yang sudah mengabdi di Al-Mizan selama belasan tahun itu. 

Berbicara lebih jauh soal kualitas PBM, disebutkan bahwa kualitas sekolah berkaitan erat dengan kualitas guru pengajar. Untuk itu, kini MTs Al-Mizan didukung oleh guru/staf pengajar yang kompeten. Rata-rata lulusan perguruan tinggi baik Negeri maupun Swasta dengan kapasitas dan kompetensi sesuai bidang studi yang diampu.

Dari segi sarana fasilitas pendukung MTs Al-Mizan cukup memadai. Saat ini, MTs Al-Mizan telah memiliki gedung belajar lantai 2 yang representative, Lab IPA dan Perpusatakaan Sekolah. Sarana olah raga MTs Al-Mizan dilengkapi dengan lapangan sepakbola, bulu tangkis, dan bola volley.

Mencetak Siswa Berilmu dan Bertaqwa

MTs Al-Mizan adalah sekolah yang bukan hanya berorientasi mencetak lulusan siswa berilmu pengetahuan tetapi juga bertaqwa. Disamping siswa mampu menguasai keterampilan dasar teknologi informasi, seperti Komputer dan internet. Aspek ilmu pengetahuan dan ketaqwaan harus diupayakan berimbang. Aspek keagamaan ini penting sebab berhubungan erat dengan pembentukan sikap dan moral siswa. 

Di MTs Al-Mizan aspek keagamaan dibina, dibentuk, dan dikembangkan melalui pemberian materi-materi keagamaan mulok khas ke-almizan-an serta penerapan kebiasaan dan sikap. siswa belajar Baca Tulis Qur’an, menghafal surat-surat pendek, materi Aswaja (ahlussunah waljamaah), dan mempelajari beberapa materi agama lain, seperti akidah, qurdis, dan sebagainya mengacu kurikulum Kemenag.

Disamping itu, pembinaan keagamaan siswapun dilakukan melalui penerapan kebiasaan, antara lain sholat dhuha, Suluk Mizani, Istighotsah dan pesantren kilat romadhon.  

Berbagai mata pelajaran baik umum maupun agama serta penerapan kebiasaan dan sikap keagamaan, diharapkan dapat membentuk kepribadian siswa MTs Al-Mizan menjadi manusia unggul baik dari segi keilmuan maupun sisi ketaqwaan.

MTs Al-Mizan

Visi

Terwujudnya Generasi Muda Islami, Cerdas, Terampil Dan Mandiri

Misi

  1. Meningkatkan Prestasi Akademik Dan Non Akademik
  2. Mencetak Siswa Yang Handal. Siap Pakai Dan Mampu Bermasyarakat
  3. Mengembangkan Minat Dan Bakat Siswa Dalam Bidang Agama, Seni-Budaya, Olah Raga, Sains Dan Bahasa
  4. Pembiasaan Nilai-Nilai Keagamaan
  5. Menciptakan Lulusan Yang Menguasai Iptek Dan Imtaq
MTs Al-Mizan

Tujuan

  1. Meningkatkan Mutu Belajar Dan Kompetensi Siswa
  2. Membentuk Generasi Muda Kompetitif, Kreatif, Inovatif dan Berakhlaqul Karimah
  3. Menciptakan Lingkungan Pendidikan Yang Kondusif, Nyaman, Aman Dan Damai

Galeri