Peringati Hari Santri Nasional, Ponpes Al-Mizan Gelar Ngaliwet 1000 Kastrol

ALMIZANJATIWANGI.OR.ID, MAJALENGKA – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mizan menggelar acara ngaliwet 1000 kastrol, Rabu (23/10/2019).

Acara itu digelar di halaman Ponpen Al-Mizan yang berada di Jalan Raya Timur No 456, Cibolerang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Tampak, ribuan masyarakat yang terdiri dari para santri, siswa Ponpes Al-Mizan dan pengurus Ponpes tersebut ikut hadir dalam kegiatan itu.

Salah satu pengurus Ponpes Al-Mizan, Ade Suryawan mengatakan kegiatan ngaliwet 1000 kastrol merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Ponpes Al-Mizan.

Kegiatan itu, kata dia, rutin diselenggarakan dan kini sudah memasuki tahun ke-2.

“Kegiatan ini pastinya untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional dan kami telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sejak tahun kemarin. Semoga kedepannya kegiatan ini terus kami gelar dalam memperingati hari Santri,” ujar Ade, sapaan akrabnya, Rabu (23/10/2019).

Disampaikan dia, selain menyelenggarakan acara ngaliwet 1000 kastrol, pihaknya juga telah menyelenggarakan acara lain.

Setidaknya, jelas dia, ada 11 acara yang telah dan akan diselenggarakan di Ponpen Al-Mizan tersebut.

“Ya, dari tanggal 21 Oktober 2019 kami sudah melakukan beberapa kegiatan, ada lomba-lomba yang diikuti para santri, ada kirab resolusi jihad dan puncaknya pada Sabtu nanti (26/10/2019), ada pagelaran wayang sufi,” ucap dia.

Ade menyampaikan, beberapa rangkaian yang sudah dan akan diselenggarakan selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, pihaknya juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga Ponpes Al-Mizan.

Ia berharap, setelah kegiatan tersebut warga Ponpes Al-Mizan dapat meningkatkan kekeluargaan dan rasa saling menghargai sesama santri.

“Semoga para santri dapat banyak belajar dalam mengikuti serangkaian kegiatan yang diselenggarakan, salah satunya menumbuhkan rasa kekeluargaan antar umat beragama,” kata dia.

Selain itu, Ade juga menjelaskan bahwa santri dan katrol itu tidak dapat dipisahkan.

Dijelaskan dia, katrol yang merupakan salah satu alat masak yang terbuat dari besi menjadi simbol kesederhanaan, ketekunan, dan kesabaran para santri.

Sehari-hari, santri memang memasak menggunakan kastrol.

“Ini sudah berlangsung sejak lama. Sehingga kastrol beserta nasi liwetnya sudah sangat identik dengan santri. Keduanya memiliki tempat tersendiri di hati para santri,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Peringati Hari Santri Nasional, Ponpes Al-Mizan Gelar Ngaliwet 1000 Kastrol

Al-Mizan Jatiwangi

Al-Mizan hadir untuk mencerahkan para santri dalam memahami Islam sebagai energi bagi perubahan, perdamaian & kemanusiaan demi terwujudnya sebuah tatanan masyarakat yang kritis dalam berfikir, terbuka dalam bersikap, berdaya saing tinggi & berkeadilan dalam tatanan kehidupan.